Takoyaki Soulmate, novel bersampul pink karya
Erlita Pratiwi, mengisahkan kehidupan tokoh utama bernama Maya. Dia adalah
seorang pekerja paruh waktu di Kaguya’s Corner, sebuah kafe yang menyediakan
berbagai menu khas Jepang. Ada berbagai kejadian yang dialami Maya selama bekerja
di Kaguya’s Corner. Maya juga mendapatkan teman baru baik teman sesama karyawan
atau pengunjung setia kafe itu. Tibalah pada satu waktu dimana kafe itu
mendapat suatu masalah. Salah satu investor dengan saham terbesar ingin menarik
sahamnya. Maya sebagai karyawan tidak ingin Kaguya’s Corner ditutup. Begitu
juga dengan para karyawan lainnya dan pengunjung setia Kaguya’s Corner
menyayangkan jika kafe itu harus ditutup karena makanan yang disajikan sangat
enak dan bikin ketagihan. Dengan bantuan semua pihak yang mendukung Kaguya’s
Corner, pemilik kafe, Ria dan Lita berhasil memperjuangkan mimpi mereka untuk
mempertahankan kafe itu agar tidak ditutup.
Ada hal unik yang disajikan oleh novel
terbitan Grasindo tahun 2013 ini kepada pembacanya. Dalam setiap bab memiliki
judul yang sesuai dengan menu-menu di Kaguya’s Corner. Penulis tidak lupa untuk
menjelaskan seperti apa menu tersebut dan potretnya pun disertakan disetiap
babnya. Sehingga pembaca menjadi tahu apa saja makanan khas Jepang itu dan
seperti apa bentuknya. Selain itu, ada Tweet of the Week. Pesan paling menarik
dari pembeli menu tertentu di Kaguya’s Corner yang ditulis di kertas pesan akan
diunggah di twitter dan yang mendapat komentar paling banyak akan menjadi
pemenangnya.
Novel setebal 210 halaman ini pun bertaburan
kutipan menarik di setiap babnya. Namun beberapa kata kutipan itu berbahasa
asing yang tidak diterjemahkan oleh penulis sehingga akan menyulitkan pembaca
yang tidak menguasai bahasa tersebut dalam memahaminya.
Ingin tahu lebih banyak tentang Kaguya’s
Corner dan menu-menu yang disajikan, yuk baca novel Takoyaki Soulmate. Dan di
bawah ini adalah cover depan dan belakang novel Takoyaki Soulmate.
![]() |
| Cover Belakang |


Komentar
Posting Komentar